RIVIEW
SKRIPSI
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN DI KELAS V SDN
KARANGAYU 02 SEMARANG
Instansi: Universitas Negeri Semarang
Penyusun: Bayu Iskandar
Tahun: 2013
Di
Review oleh:
NAILUS
SHUFRIYAH (21501072088)
UNIVERSITAS
ISLAM MALANG
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PENDIDIKAN
MATEMATIKA
2016
BAB
I
PENDAHULUAN
Rumusan
Masalah
”Apakah melalui
penggunaan Problem Based Learningberbantuan
video pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika pada
siswa kelas VC SD Negeri Karangayu 02?
Pemecahan
Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas,
peneliti merencanakan pemecahan masalah melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran seperti
pada tabel:
Tabel
1.1 Langkah-langkah PBL berbantuan Video
Pembelajaran
Langkah-langkah PBL gabungan antara Arends
(2011:57)dan Pierce &
Jones(Rusman 2012:242)
|
Langkah pembelajaran dengan Video
Pembelajaran (Sadiman dkk 2007:192)
|
Langkah-langkah
PBL berbantuan video pembelajaran
|
Memberikan orientasi tentang permasalahan kepada siswa
|
Memberikan orientasi tentang permasalahan kepada
siswa (melalui media video pembelajaran)
|
|
Mempersiapkan siswa untuk berperan sebagai pemecah
masalah dengan bekerja sama.
|
Mempersiapkan siswa untuk berperan sebagai pemecah
masalah dengan bekerja sama.
|
|
Mengorganisasikan siswa untuk meneliti (membuat
kelompok)
|
Tujuan pembelajaran yang akan dicapai disampaikan
terlebih dahulu
|
Tujuan pembelajaran yang akan dicapai disampaikan
terlebih dahulu
|
Mengorganisasikan siswa untuk meneliti dengan
membagi kelompok
|
||
Peserta didik diatur dalam
kelompok-kelompok
belajar
|
Peserta didik diatur dalam kelompokkelompok belajar
|
|
Setiap kelompok diketuai oleh pemimpin kelompok dan
disupervisi oleh guru
|
Setiap kelompok diketuai oleh pemimpin kelompok dan
disupervisi oleh guru
|
|
Membantu Inquiry
dan investigasi (mengeksplorasi dan mendistribusikan informasi)
|
Membantu Inquiry
dan investigasi
(mengeksplorasi dan mendistribusikan informasi antar
anggota kelompok)
|
|
Siswa dapat belajar dengan menggunakan tayangan
video yang diputar kembali secara berkelompok.
|
Siswa dapat belajar dengan menggunakan tayangan
videoyang diputar kembali secara berkelompok.
|
|
Anggota kelompok diharapkan dapat berinteraksi baik dalam diskusi maupun dalam bekerja
sama untuk memecahkan masalah.
|
Anggota kelompok diharapkan dapat berinteraksi baik dalam diskusi maupun dalam bekerja
sama untuk memecahkan masalah.
|
|
Performansi:
Mengembangkan dan mempresentasikan artefak dan
exhibit
|
Performansi:
Mengembangkan dan mempresentasikan artefak dan
exhibit
|
|
Menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi
masalah
|
Menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi
masalah
|
|
Tanya jawab (debriefing) : menguji keakuratan dari
solusi
|
Tanya jawab
(debriefing) : menguji keakuratan dari solusi
|
|
Refleksi terhadap pemecahan masalah
|
Refleksi terhadap pemecahan masalah
|
TUJUAN
PENELITIAN
Peneliti
bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan
video pembelajaran di kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang. Serta meningkatan
ketrampilan guru menyajikan materi, menggunakan media, serta menciptakan iklim
pembelajaran yang optimal dalam pembelajaran matematika serta meningkatan
aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran
matematika melalui Problem Based Learning
(PBL) berbantuan video pembelajaran di kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang.
MANFAAT
PENELITIAN
Menurut peneliti manfaat atau kegunaan
hasil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi manfaat teoritis dan manfaat
praktis.
a. Manfaat Teoretis
Manfaat secara teoritis yang dapat diambil dari hasil penelitian
tindakan kelas ini adalah dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam
rangka peningkatan kualitas pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan
video pembelajaran. Selain itu peneliti berharap karya tulis (skripsi) yang
dibuat ini dapat dijadikan sumber informasi untuk penelitian-penelitian
berikutnya yang relevan.
b. Manfaat Praktis
1. Bagi
siswa
Dapat menambah pengalaman belajar
siswa pada mata pelajaran matematika. Meningkatkan motivasi belajar siswa dalam
pembelajaran matematika.
2. Bagi
Guru
Menambah informasi bagi guru dalam
upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Dapat
menjadi referensi bagi guru untuk meningkatkan kreatifitas dalam menggunakan
model pembelajaran yang inovatif. Memberikan wawasan pengetahuan tentang PAIKEM
(Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), khususnya
melalui model Problem Based Learning (PBL)
berbantuan video pembelajaran.
3. Bagi
sekolah
Penggunaan model Problem
Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran dapat memberikan
kontribusi positif bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan
menggunakan model pembelajaran serta media yang inovatif dan menyenangkan.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
KAJIAN
TEORI
Dalam
kajian pustaka ini peneliti menjelaskan tentang belajar, kualitas pembelajaran,
keterampilan guru, aktivitas siswa, hasil belajar, pembelajaran matematika,
problem based learning yang didalamnya terdapat manfaat serta kerugiannya,
teori yang mendukung penerapan problem based learning, langkah-langkah problem
based learnimg, media vedio pembelajaran, dan Pedoman Pembuatan Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran. Dan saya
rasa yang dijelaskan oleh peneliti dalam kajian teori sangatlah lengkap dan
tidak membutuhkan pertanyaan lagi.
KERANGKA BERPIKIR
Dalam kerangka berfikir ini peneliti menunjukan beberapa kelemahan
tentang pendidikan yang sangat rendah, maka solusi dari peneliti adalah dengan
menggunakan problem based learnining. Penggunaan Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika akan
menggunakan masalah sebagai fokus untuk mengembangkan keterampilan pemecahan
masalah, materi, dan pengaturan diri, selain itu juga akan membuat siswa
mengambil alih tanggung jawab dalam pembelajaran mereka sendiri, sehingga
keuntungan yang mereka dapat lebih luas cakupannya dan mereka bisa menyalurkan
serta menambah kemampuannya seperti kemampuan berkomunikasi,kerja tim serta
memecahkan masalah, sehingga siswa dapat memahami konsep atau materi yang
dipelajari.
HIPOTESIS
TINDAKAN
Berdasarkan uraian pada kajian pustaka
atau kajian teori dan kerangka berpikir, maka dapat dirumuskan hipotesis tindakan
bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan Problem Based Learningberbantuan video pembelajaran dapat
meningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa kelas VC SDN Karangayu 02
Semarang.Kualitas pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi
keterampilan guru dalam memilih dan menyajikan materi, memilih dan menggunakan
media, menciptakan iklim belajar yang kondusif, aktivitas siswa, serta hasil
belajar.
BAB III
METODE PENELITIAN
TEMPAT PENELITIAN
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan
di SDN Karangayu 02 Semarang yang terletak di jalan Kenconowungu IV Kecamatan
Semarang Barat Kota Semarang.
SUBYEK
PENELITIAN
Subjek dalam penelitian ini adalah
guru dan siswa kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang yang berjumlah 30 orang.
Pembelajaran tetap dilaksanakan dan diberikan kepada seluruh siswa.
VARIABEL
PENELITIAN
Variabel yang diamati
dalam penelitian ini adalah: Keterampilan pembelajaran guru dalam pembelajaran,
Aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika, Serta Hasil belajar
siswa dalam pembelajaran matematika melalui Problem
Based Learning berbantuan video pembelajaran. Prosedur penelitian yang digunakan sesuai dengan
langkah-lagkah penelitihan yang tepat, dan sangat ineraktif, seta tidak
menimbulkan pertanyaan lagi tentang pembuktian yang ada, lebih tepatnya tidak
ada keraguan lagi dalam hasil penelitiannya.
TEHNIK ANALISIS DATA
Tehnik yang digunakan adalah data kualitatif yang mana didapat
dari hasil tes para siswa yang dilaksanakan setiap akhir pertemuan selanjutnya
dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Data kualitatif berupa hasil
observasi terhadap keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran
matematika menggunakan Problem Based
Learning berbantuan video pembelajaran.