Kamis, 21 April 2016

review skripsi

RIVIEW SKRIPSI
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN DI KELAS V SDN KARANGAYU 02 SEMARANG
Instansi: Universitas Negeri Semarang
Penyusun: Bayu Iskandar
Tahun: 2013
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvhCVq4ho4iI9QKaCfZDxK43O5BiiQ2fXuroboDp_nvcAHAtydbkdhtKX7n6vkvyv7jYOpO7GbpEUNKjjit09K_1tfBmhmlRwFs2YL5M8GDUSPrWMwxZ1O5JswnuYHEvJXnmlvjIBEy9i8/s1600/logo+unisma+malang.png 










Di Review oleh:
NAILUS SHUFRIYAH (21501072088)


UNIVERSITAS ISLAM MALANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PENDIDIKAN MATEMATIKA
2016



BAB I
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
”Apakah melalui penggunaan Problem Based Learningberbantuan video pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika pada siswa kelas VC SD Negeri Karangayu 02?
Pemecahan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas, peneliti merencanakan pemecahan masalah melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran seperti pada tabel:
Tabel 1.1  Langkah-langkah PBL berbantuan Video Pembelajaran
Langkah-langkah PBL gabungan antara Arends (2011:57)dan Pierce &
Jones(Rusman 2012:242)
Langkah pembelajaran dengan Video
Pembelajaran (Sadiman dkk 2007:192)
Langkah-langkah
PBL berbantuan video pembelajaran
Memberikan orientasi tentang permasalahan  kepada siswa


Memberikan orientasi tentang permasalahan kepada siswa (melalui media video pembelajaran)
Mempersiapkan siswa untuk berperan sebagai pemecah masalah dengan bekerja sama.

Mempersiapkan siswa untuk berperan sebagai pemecah masalah dengan bekerja sama.





Mengorganisasikan siswa untuk meneliti (membuat kelompok)
Tujuan pembelajaran yang akan dicapai disampaikan
terlebih dahulu 

Tujuan pembelajaran yang akan dicapai disampaikan terlebih dahulu 

Mengorganisasikan siswa untuk meneliti dengan membagi kelompok 

Peserta didik diatur dalam
kelompok-kelompok
belajar
Peserta didik diatur dalam kelompokkelompok belajar
Setiap kelompok diketuai oleh pemimpin kelompok dan disupervisi oleh guru
Setiap kelompok diketuai oleh pemimpin kelompok dan disupervisi oleh guru

Membantu Inquiry dan investigasi (mengeksplorasi dan mendistribusikan informasi)







Membantu Inquiry dan investigasi
(mengeksplorasi dan mendistribusikan informasi antar anggota kelompok)
Siswa dapat belajar dengan menggunakan tayangan video yang diputar kembali secara berkelompok.
Siswa dapat belajar dengan menggunakan tayangan videoyang diputar kembali secara berkelompok.
Anggota kelompok diharapkan dapat berinteraksi  baik dalam diskusi maupun dalam bekerja sama untuk memecahkan masalah.
Anggota kelompok diharapkan dapat berinteraksi  baik dalam diskusi maupun dalam bekerja sama untuk memecahkan masalah.
Performansi:
Mengembangkan dan mempresentasikan artefak dan exhibit


Performansi:
Mengembangkan dan mempresentasikan artefak dan exhibit
Menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi masalah


Menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi masalah
Tanya jawab (debriefing) : menguji keakuratan dari solusi

Tanya jawab
(debriefing) : menguji keakuratan dari solusi
Refleksi terhadap pemecahan masalah

Refleksi terhadap pemecahan masalah

TUJUAN PENELITIAN
Peneliti bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran di kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang. Serta meningkatan ketrampilan guru menyajikan materi, menggunakan media, serta menciptakan iklim pembelajaran yang optimal dalam pembelajaran matematika serta meningkatan aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran di kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang.
MANFAAT PENELITIAN
Menurut peneliti manfaat atau kegunaan hasil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi manfaat teoritis dan manfaat praktis.
a.    Manfaat Teoretis
Manfaat secara teoritis  yang dapat diambil dari hasil penelitian tindakan kelas ini adalah dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran. Selain itu peneliti berharap karya tulis (skripsi) yang dibuat ini dapat dijadikan sumber informasi untuk penelitian-penelitian berikutnya yang relevan.
b.   Manfaat Praktis
1.      Bagi siswa
Dapat menambah pengalaman belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
2.      Bagi Guru            
Menambah informasi bagi guru dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Dapat menjadi referensi bagi guru untuk meningkatkan kreatifitas dalam menggunakan model pembelajaran yang inovatif. Memberikan wawasan pengetahuan tentang PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), khususnya melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran. 
3.      Bagi sekolah
Penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran dapat memberikan kontribusi positif bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran serta media yang inovatif dan menyenangkan.















                                                                 


BAB II
KAJIAN PUSTAKA
KAJIAN TEORI
Dalam kajian pustaka ini peneliti menjelaskan tentang belajar, kualitas pembelajaran, keterampilan guru, aktivitas siswa, hasil belajar, pembelajaran matematika, problem based learning yang didalamnya terdapat manfaat serta kerugiannya, teori yang mendukung penerapan problem based learning, langkah-langkah problem based learnimg, media vedio pembelajaran, dan Pedoman Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Dan saya rasa yang dijelaskan oleh peneliti dalam kajian teori sangatlah lengkap dan tidak membutuhkan pertanyaan lagi.
KERANGKA BERPIKIR
                    Dalam kerangka berfikir ini peneliti menunjukan beberapa kelemahan tentang pendidikan yang sangat rendah, maka solusi dari peneliti adalah dengan menggunakan problem based learnining. Penggunaan Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika akan menggunakan masalah sebagai fokus untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, materi, dan pengaturan diri, selain itu juga akan membuat siswa mengambil alih tanggung jawab dalam pembelajaran mereka sendiri, sehingga keuntungan yang mereka dapat lebih luas cakupannya dan mereka bisa menyalurkan serta menambah kemampuannya seperti kemampuan berkomunikasi,kerja tim serta memecahkan masalah, sehingga siswa dapat memahami konsep atau materi yang dipelajari.
HIPOTESIS TINDAKAN
Berdasarkan uraian pada kajian pustaka atau kajian teori dan kerangka berpikir, maka dapat dirumuskan hipotesis tindakan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan Problem Based Learningberbantuan video pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang.Kualitas pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi keterampilan guru dalam memilih dan menyajikan materi, memilih dan menggunakan media, menciptakan iklim belajar yang kondusif, aktivitas siswa, serta hasil belajar.



BAB III
METODE PENELITIAN
TEMPAT PENELITIAN
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SDN Karangayu 02 Semarang yang terletak di jalan Kenconowungu IV Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang.
 SUBYEK PENELITIAN
 Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VC SDN Karangayu 02 Semarang yang berjumlah 30 orang. Pembelajaran tetap dilaksanakan dan diberikan kepada seluruh siswa.
VARIABEL PENELITIAN
        Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah: Keterampilan pembelajaran guru dalam pembelajaran, Aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika, Serta Hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui Problem Based Learning berbantuan video pembelajaran.        Prosedur penelitian yang digunakan sesuai dengan langkah-lagkah penelitihan yang tepat, dan sangat ineraktif, seta tidak menimbulkan pertanyaan lagi tentang pembuktian yang ada, lebih tepatnya tidak ada keraguan lagi dalam hasil penelitiannya.
TEHNIK ANALISIS DATA

     Tehnik yang digunakan adalah data kualitatif yang mana didapat dari hasil tes para siswa yang dilaksanakan setiap akhir pertemuan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Data kualitatif berupa hasil observasi terhadap keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan Problem Based Learning berbantuan video pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar